Dari Prancis, Paus Leo XIV Serukan Eropa Ikut Jaga Perdamaian Dunia
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Fadli Zon./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA--Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Fadli Zon menilai ajakan Presiden Jokowi untuk mengenakan sarung untuk melestarikan budaya Indonesia tidak begitu penting. Pasalnya, dia menganggap, masih banyak persoalanbesar yang seharusnya dipikirkan Jokowi ketimbang mengajak masyarakat untuk memakai sarung.
Fadli mengatakan saat ini seharusnya Jokowi konsentrasi terhadap pertumbuhan perekonomian di Indonesia juga penyediaan lapangan kerja bagi masyarakat. Karena itu, dirinya menilai kalau usulan Jokowi itu tidak terlalu bermutu.
"Aduh enggak mutu lah. Sayang sekali ya kalau urusan ini, urusan remeh temeh, pak Jokowi itu harus sekarang ini harus bicara hal-hal yang besar, yang mendasar," kata Fadli di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senin (4/3/2019).
Fadli juga kembali mengungkit soal wacana-wacana Jokowi sebelumnya. Ia mengingatkan soal tiga kartu sakti yang kembali dijanjikan Jokowi sebagai Calon Presiden nomor urut 01 yang berpasangan dengan Cawapres nomor urut 01 Maruf Amin.
"Bagaimana pertumbuhan ekonomi tujuh persen, bagaimana menciptakan lapangan kerja, bukan bikin kartunya. Kalau jurus-jurus kartu itu kan menurut saya itu jurus old lah, jurus mabok itu," pungkasnya.
Sebelumnya, Presiden Jokowi rencana pakai sarung tiap hari karena ingin melestarikan budaya Indonesia. Jokowi pun mengajak masyarakat Indonesia bisa memakai sarung. Saat ini Jokowi merupakan calon presiden dengan berpasangan dengan Maruf Amin, seorang kyai dan Ketua MUI. Maruf Amin setiap hari mengenakan sarung.
"Oleh sebab itu saya akan mengajak nantinya ini baru akan tentukan setiap hari tertentu dalam satu bulan kita memakai sarung bersama-sama, mau nggak? Setuju gak? Bisa seminggu sekali, bisa dua minggu sekali, bisa sebulan sekali. Nanti lama-lama setiap hari pakai sarung," tutur Jokowi saat mengunjungi Sarung Fest di Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (3/3/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.